Demo Tolak RUU KUHP Berlanjut, Berikut Pasal ‘Karet’ Ancam Kebebasan Pers

solid-gold-berjangka-manado.com ||Aksi demonstrasi menolak Rancangan Undang-Undang KHUP masih berlanjut di Kota Manado.
Sehari sebelumnya, ribuan mahasiswa Sulut turun ke jalan menyasar Kantor DPRD menyuarakan aspirasi,
kini giliran Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Manado mengambil bagian dalam upaya penolakan RUU KUHP, Kamis (26/9/2019).

Ketua AJI Manado Lynvia Gunde mengatakan, jika RKUHP ini disahkan menjadi undang-undang maka ini akan menjadi preseden buruk bagi kebebasan pers yang tengah tumbuh dan berkembang di tanah air.
“AJI Manado akan melakukan pergerakan melawan dan menolak pengesahan produk-produk hukum yang mengancam kebebasan pers,” kata dia.

Adapun pasal-pasal dalam RKUHP akan berbenturan dengan UU Pers yang menjamin dan melindungi kerja-kerja pers.
Kemerdekaan Pers dan kebebasan berekspresi adalah hak asasi manusia yang harus dijamin, dilindungi dan dipenuhi dalam demokrasi.
Tanpa kemerdekaan pers dan kebebasan berekspresi maka demokrasi yang telah diperjuangkan dengan berbagai pengorbanan, akan berjalan mundur.

Keberadaan pasal pasal karet di RKUHP akan mengarahkan kita pada praktek otoritarian seperti yang terjadi di era Orde Baru yang menyamakan
kritik pers dan pendapat kritis masyarakat sebagai penghinaan dan ancaman kepada penguasa. “Situasi ini menunjukkan Indonesia sedang darurat kebebasan pers
karena RKUHP ini bisa akan dijadikan alat untuk membungkam pers yang kritis. Tidak ada cara lagi selain kita harus menolak, ” kata dia.

AJI akan turun melakukan demonstrasi bersama koalisi Gerakan Cinta Damai Sulut, yang di dalam ada LBH PMII Metro, GP Anshor, PMKRI, Persma, Swara Manguni, Swapar, Gusdurian, YSNM, LPA dan Polimdo.

Aksi ini dinamai Sulut Menggugat, Lokasi unjuk rasa damai akan digelar di depan kantor DPRD Provinsi Sulut.

Daftar Pasal ‘Karet’ RUU KUHP Mengancam Kebebasan Pers

1. Pasal 219 tentang penghinaan terhadap presiden atau wakil presiden
2. Pasal 241 tentang penghinaan terhadap pemerintah
3.Pasal 247 tentang hasutan melawan penguasa
4. Pasal 262 tentang penyiaran berita bohong
5. Pasal 263 tentang berita tidak pasti
6. Pasal 281 tentang penghinaan terhadap pengadilan
7. Pasal 305 tentang penghinaan terhadap agama
8. Pasal 354 tentang penghinaan terhadap kekuasaan umum atau lembaga negara
9. Pasal 440 tentang pencemaran nama baik
10. Pasal 446 tentang pencemaran orang mati

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.